Don't be afraid to dreams for out of such things comes miracles
Sudut kecil lainnya
2/15/2006
Mengenakan kemeja hijau, Rusnata (32) duduk lemah di trotoar Setiabudi Barat sambil menangis. Sopir Taksi Mitra ini tak kuasa menahan beban hidup. Sambil menunjukkan uang Rp 30.000 yang terdiri atas pecahan Rp 10.000 dan Rp 5.000masing-masing dua lembar Rusnata mengungkapkan, Sepanjang hari saya baru narik sekali, dapat Rp 15.000. Uang Rp 15.000 yang ini modal kerja yang saya pinjam dari teman-teman. Ayah dua anak asal Indramayu, Jawa Barat, itu pantas bersedih. Dua bulan terakhir ini, sejak Desember sampai Februari 2006, ia meninggalkan rumah untuk mencari uang. Namun, selama dua bulan narik ia hanya bisa mengumpulkan uang Rp 100.000. Itulah yang bisa dia kirimkan kepada anak dan istrinya di Indramayu sepekan lalu. Padahal, sebelum kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Oktober lalu, setiap 20 hari Rusnata bisa pulang ke kampung dan membawa uang Rp 400.000-Rp 500.000. Sekarang jangankan uang sebesar itu, untuk setoran taksinya yang minimal Rp 100.000 saja dia sering kebingungan. Hari Senin (13/2) itu, misalnya, dia baru mendapat Rp 15.000. Padahal, waktu sudah menunjukkan pukul 13.00. Artinya, pada jam-jam yang tersisa di hari tersebut Rusnata masih harus mencari tambahan minimal Rp 85.000. Selain itu, dia masih butuh uang untuk membeli bensin, makan, rokok, dan tentu saja mencuci mobil. Karena belum mendapatkan uang itulah Rusnata akhirnya mau tidak mau makan siang hanya dengan ubi rebus ditambah segelas bajigur. Sejak dua bulan lalu makan siang saya kerapnya hanya ubi rebus. Mau bagaimana lagi, beli nasi enggak ada duit, ujarnya mengeluh. Berhemat Kenaikan harga BBM awal Oktober 2005 memang tidak serta-merta memukul sektor jasa pertaksian. Pelanggan yang kerap memanfaatkan jasa taksi belum merasakan betul besarnya pengeluaran dibandingkan dengan penghasilan mereka yang relatif tetap saat itu. Pola hidup hemat serta rasa waswas warga Jakarta dan sekitarnya, yang disusul pengaturan manajemen keuangan rumah tangga lebih ketat lagi, baru benar-benar dirasakan pada pertengahan Desember 2005. Solusinya apalagi kalau bukan membatasi pengeluaran. Salah satunya, tentu biaya transportasi. Bicara mengenai transportasi, taksi barangkali menduduki peringkat pertama yang harus dijauhi. Sejak pertengahan Desember 2005 itulah keluhan-keluhan sopir taksi pun bermunculan, seperti yang diungkapkan Rusnata. Sejak keluar dari pul di Cipondoh, Tangerang, pukul 07.00, Rusnata meluncur ke arah Jakarta melalui Jalan Raya Ciledug. Di sepanjang jalan yang dia lalui tak satu orang pun menyetopnya. Tak mau berspekulasi terus, Rusnata pun memutuskan masuk ke Mal Ambassador, Kuningan, untuk mengantre, cari penumpang. Pukul 11.00 ia baru dapat tarikan ke Tebet dan mendapat uang Rp 15.000. Argonya Rp 12.000, penumpangnya ngasih lebih, katanya. Dari Tebet dia mengambil jalur Jalan Saharjo, memutar ke kota, masuk Jalan MH Thamrin, lalu Manggarai, Cikini, Lapangan Banteng. Ternyata penumpang tak pernah nyangkut. Makin lama kami jalan, makin banyak bensin yang harus kami tanggung, ungkapnya. Karena tak kunjung dapat penumpang, Rusnata memutuskan istirahat di sekitar Waduk Setiabudi Barat, Jakarta Selatan. Ketika itu pukul 12.30 dan ia mulai merasa lapar. Karena uang yang didapat belum cukup untuk setoran dan membeli bensin, Rusnata pun akhirnya memutuskan hanya makan ubi rebus. Apa kenyang? Zaman susah begini, kenyang urusan belakangan. Yang penting ada isinya, katanya. oleh: Hermas E Prabowo Kompas Rabu 15 februari 2006

Get Arround

My Photo Gallery
Some stuff Of my Galleries on Flickr

About Author

me
Name : Herman Akbar Fajar
Location : Howell - Michigan
Nationality: Indonesian
Don't be afraid to dream For Out Of such things Comes Miracles I'm only an ordinary man living in an ordinary world, In order to discover who you're, first learn who's everybody else, You're what's left. Love:arts, Music, drawing, painting, Pearljam is my fav, and my inspirations.
Born and grown up in Bandung the capital city of west Java called Parahyangan, Paris van Java
The flower city with pleasant climate

Latest Entries

  1. Riya dalam beramal
  2. The Kitties
  3. Almost
  4. Learn Swishmax
  5. Happy Chinese newyear 2006
  6. Playboy di Indo :O
  7. I'm an addicted..:)
  8. psychopath ? not me :D
  9. Nice WP Themes
  10. Idul adha 10 Dzulhijjah 1426 Hijriah

Latest Project

m_rizqy
Descriptions
Blogger Template
Status
Online
Made with Fireworks
Visit the site
Need a design like this, call Us

Blogrolls

  1. Rita
  2. Bandung blog
  3. Isn4iNi
  4. Lucy
  5. 4M4N
  6. Abdul Fattah
  7. Annymatters
  8. Amelia
  9. Arie
  10. Cahaya Mata
  11. Danu
  12. GWLYH
  13. Gina
  14. Hendra
  15. Indra
  16. Kurpix
  17. Jefry
  18. Jutegh
  19. Loper Koran
  20. Martin
  21. Meda
  22. Mamat
  23. Nabila
  24. Nien
  25. Ruthy
  26. Sha
  27. Sam
  28. Sheilla
  29. Tina
  30. Udung
  31. Upar-Solo
  32. Uyet
  33. Wasugi

Inspirated

  1. Andreasviklund
  2. CSSLiquid
  3. Don'tMeetYourHeroes
  4. Good Tutorial
  5. WSA
  6. Stylegala
  7. cssvault
  8. CSSThesis
  9. cssbeauty
  10. cssmania
  11. tom.ma
  12. cssdrive
  13. csshelppile
  14. alistapart
  15. designshack
  16. ZenGarden
  17. Mandarin Design
  18. Good Tutorial
  19. OSWD
  20. Swish-Tutorials
  21. mobosof
  22. 13dots.com
  23. Swish-db
  24. Swishmax Tutorial
  25. Swishmax blog
  26. cbtcafe
  27. Priyadi
  28. Joyce J Evans

Latest News

A weblog, which is usually shortened to blog, is a website where regular entries are made (such as in a journal or diary) and presented in reverse chronological order. Blogs often offer commentary or news on a particular subject,

read more


Tips for creating a blog. There are no hard and fast rules on how to blog. Having said that, bloggers will likely increase their exposure by following some simple blog guidelines

Readmore


Successful blogging is not just about being the best writer on the web or even the most prolific. Being a successful blogger is about creating a connection with an audience by providing relevant content, nurturing that relationship with comments and links and keeping the dialogue flowing. Here are ten tips to get you started.

Read More